Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026
1 2 3 … 811 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Habib Said: Guru Makmur Jadi Prioritas Sistem Pendidikan Berkualitas

Menteri Pendidikan akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengubah sistem pendidikan dan memastikan pemerataan guru yang lebih baik di Kalimantan.
Pemprov Kaltim AminahAminah19 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Habib Said
Habib Said Anggota DPD RI Komite III
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Habib Said Abdurrahman, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Komite III mengungkapkan kebingungannya terhadap sistem pendidikan yang saat ini berlaku. Meskipun pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar hingga 20% dari APBN untuk pendidikan, realitas di lapangan belum memuaskan.

“Karena sistem daripada pendidikan kita ini tidak ada lagi sistem daripada kompetisinya. Yang penting kita sekolah.,” ujar Habib Said saat pertemuan Pemprov Kaltim dengan Anggota Komite III DPD RI di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (18/9/2023).

Ia juga menyuarakan aspirasi penduduk setempat, terutama dalam hal pendidikan. Menurutnya sistem pendidikan seharusnya dikembalikan seperti dulu dengan penggunaan Nilai Ebtanas (NEM) dan ujian nasional, untuk meminimalisir praktik pemberian nilai yang tidak objektif.

Alasan di balik usulan ini adalah sistem pendidikan saat ini yang lebih cenderung memfokuskan pada kelulusan, berpotensi merusak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kalimantan. Dengan SDM yang tidak mampu bersaing di tingkat nasional, Habib Said khawatir bahwa calon ibu kota baru akan menarik pegawai negeri dari luar daerah, mengancam peluang pekerjaan bagi penduduk lokal.

Selain itu, Ia juga menyoroti masalah pemerataan guru di daerah-daerah terpencil. Guru sering enggan ditempatkan di daerah sulit, dan kekurangan pengawas sekolah dapat memperburuk situasi ini. Oleh karena itu, ia mengusulkan pemberian tugas mengajar ke daerah setiap sebulan sekali sebagai solusi untuk pemerataan guru.

“Masalah tadi bagaimana pemerataan guru. Kadang-kadang guru enggak mau dikirim ke daerah pak,” ujar Habib Said.

“Ayo kita bagi-bagi guru nih, sekalian ibadah, di beri tugas ke daerah sebulan sekali datang mengajar karena kurangnya pengawas daripada sekolah itu,” tambahnya.

Namun, tantangan lain yang dihadapi pendidikan di Kalimantan adalah infrastruktur yang masih belum memadai dan upah guru yang rendah. Habib Said berpendapat bahwa pemakmuran guru harus menjadi prioritas untuk memperbaiki sistem pendidikan.

Habib Said berharap agar Menteri Pendidikan akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengubah sistem pendidikan dan memastikan pemerataan guru yang lebih baik di Kalimantan. Habib menekankan bahwa semangat perubahan harus terus berkobar demi masa depan pendidikan yang lebih cerah di daerah ini.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim guru Pendidikan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Seleksi Jamnas 2026 Dipertanyakan, Cisayong Diduga Tak Transparan

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

PPU Tetap Jadi Lumbung Padi, Harum Ingatkan Petani

Berita Terkini

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

Ira Nur AjijahIra Nur Ajijah19 Apr 2026 Daerah

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026

Program MBG di Tasikmalaya Diperkuat, Bupati Tekankan Kepatuhan dan Efektivitas

16 Apr 2026

Tasikmalaya Lepas 1.348 Calhaj dalam Empat Kloter

16 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026

Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.